Strategi Nasional REDD+

REDD+ di Indonesia dikembangkan dalam kerangka pembangunan rendah karbon dan ekonomi hijau untuk memastikan bahwa upaya penanganan perubahan iklim dari sektor penggunaan lahan dilakukan sejalan dengan kebijakan dan kebutuhan pembangunan berkelanjutan Indonesia. Indonesia berkomitmen untuk menurunkan emisi sebesar 26 persen dari skenario pembangunan Business as Usual (BAU) pada tahun 2020 dengan dana sendiri tanpa mengorbankan pembangunan di sektor lain, atau 41 persen jika mendapatkan bantuan internasional. Pemerintah akan melakukan ini sejalan dengan upaya memacu pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen per tahun. Untuk mewujudkan komitmen ini pemerintah telah mengeluarkan Perpres 61/2011 tentang Rencana Aksi Nasional Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (RAN-GRK) dan Perpres 71/2011 tentang Penyelenggaraan Inventarisasi GRK Nasional. REDD+ mendukung pencapaian target RAN-GRK dalam bidang pengelolaan hutan, lahan gambut dan pertanian.

Selain itu Pemerintah Indonesia, melalui Satgas REDD+, telah membuat Strategi Nasional REDD+ (Stranas REDD+), dengan tujuan:

  1. Menyiapkan sistem kelembagaan yang efektif untuk melaksanakan program;
  2. Memberi dasar dan arahan bagi sistem tata kelola dan peraturan yang terintegrasi untuk menaungi pelaksanaan skema REDD+;
  3. Membangun proses dan pendekatan yang sistematis dan terkonsolidasi bagi upaya-upaya penyelamatan hutan alam Indonesia beserta isinya; dan
  4. Memberikan acuan bagi pengembangan investasi dalam bidang pemanfaatan lahan hutan dan lahan bergambut baik untuk komoditi kehutanan dan/atau pertanian serta jasa lingkungan termasuk penyerapan dan pemeliharaan cadangan karbon.

Dokumen Strategi Nasional REDD+ menguraikan Strategi Nasional REDD+ yang terdiri dari lima pilar strategi nasional:

  1. Kelembagaan dan proses:
    • Badan Khusus REDD+
    • Instrumen dan Lembaga Pendanaan
    • Sistem dan Lembaga MRV (Monitoring Report and Verification)
  2. Kerangka hukum dan peraturan
    • Meninjau hak-hak atas lahan dan mempercepat perencanaan tata ruang
    • Meningkatkan penegakan hukum dan mencegah korupsi
    • Menangguhkan ijin baru untuk hutan dan lahan gambut selama 2 tahun
    • Memperbaiki data tutupan dan perijinan di hutan dan lahan gambut
    • Menyelaraskan sistem insentif
  3. Program-program strategis
    • Pengelolaan lansekap yang berkelanjutan: perencanaan dan pengelolaan lansekap/ ekoregion/DAS multifungsi, perluasan alternatif lapangan kerja secara berkelanjutan, akselerasi pembentukan organisasi dan operasional KPH, pengendalian & pencegahan kebakaran hutan & lahan
    • Sistem ekonomi pemanfaatan SDA secara lestari : memacu praktek pengelolaan hutan secara lestari, meningkatkan produktivitas pertanian dan perkebunan, mewujudkan praktek pertambangan ramah lingkungan, mempromosikan industri hiilir dengan nilai tambah tinggi
    • Konservasi dan rehabilitasi: memantapkan fungsi kawasan lindung , mengendalikan konversi hutan dan lahan gambut, restorasi hutan dan rehabilitasi gambut
  4. Perubahan paradigma dan budaya kerja
    • Penguatan tata kelola sektor kehutanan
    • Pemberdayaan ekonomi lokal dengan prinsip berkelanjutan
    • Kampanye nasional untuk aksi “Penyelamatan Hutan Indonesia”
  5. Keterlibatan berbagai pihak
    • Melakukan interaksi dengan berbagai kelompok (pemerintah regional, sektor swasta, organisasi non pemerintah, masyarakat adat /lokal dan internasional)
    • Mengembangkan sistem pengaman (safeguards) sosial dan lingkungan
    • Mengusahakan pembagian manfaat (benefit sharing) secara adil

Dokumen Stranas REDD+ menegaskan perlunya pendekatan bertahap dalam pelaksanaan REDD+. REDD+ tidak hanya ditujukan untuk upaya mitigasi perubahan iklim dan mendapatkan keuntungan dari penurunan emisi karbon, tetapi juga memperbaiki tata kelola hutan secara keseluruhan agar kelestarian jasa lingkungannya termasuk keanekaragaman hayati dan sistem tata air meningkat.

membagi informasi ini:

Jadwal Kegiatan

Informasi Kontak

Telepon: +62 (21) 2500811
Faximili: +62 (21) 2500822
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Situs Web: www.reddplus.go.id

Kantor Utama

Jl. Ir. H. Juanda No. 36
Jakarta Pusat - 10120, Indonesia

Kantor Operasional

Mayapada Tower II Lt. 14
Jl. Sudirman Kav. 27, Jakarta Selatan - 19210 Indonesia

Jejaring Sosial